Minggu, 30 Juni 2019

Dasar Pemikiran : Alasan Membuka Halal Mart HNI

Berdasarkan Badan Statistik Amerika Serikat jumlah penduduk dunia pada Januari 2018 mencapai 7,53 miliar jiwa. Dari jumlah tersebut, terbanyak merupakan anak berusia 0-4 tahun, yakni mencapai 662 juta jiwa atau sekitar 8,7% dari total populasi, diikuti usia 5-9 tahun dan 10-14 tahun. Sementara yang berusia di atas 100 tahun mencapai 500 ribu jiwa atau sekitar 0,01% dari populasi.
Menurut kelompok umur
(0-14 tahun) = 70,49 juta jiwa (26,6%)
(14-64 tahun) 179,13 juta jiwa (67,6%)
65 ke atas 22,53 juta jiwa (5,8%).

Pertumbuhan Penduduk Muslim Dunia

Kristen menjadi agama terbesar di dunia dengan perkiraan jumlah pemeluk mencapai 2,2 miliar jiwa. Angka ini hampir setara dengan gabungan jumlah penduduk Tiongkok dan India (masing-masing berpenduduk kira-kira 1,3 miliar jiwa). Artinya, menurut hasil penelitian dari PEW Research Center
setiap tiga dari sepuluh orang di dunia adalah Kristen. Angka ini diprediksi akan mengalami peningkatan sampai 35 tahun ke depan. Paling tidak, menurut PEW Research Center diperkirakan akan ada 750 juta jiwa pemeluk agama Kristen baru selama periode 2010 sampai 2050. Sekilas ini peningkatan populasi yang luar biasa besar. Namun jika melihat bahwa pertambahan jumlah penduduk dunia juga diperkirakan akan naik tajam mencapai 35% hanya dalam kurun waktu setengah abad maka peningkatan jumlah umat kristiani hampir tidak mengalami perubahan signifikan. Dengan total pemeluk yang nanti diperkirakan akan menjadi 2,9 miliar jiwa populasi umat Kristen masih 31,4% dari jumlah penduduk dunia pada 2050.


Tingkat Kesadaran Produk Halal

Produk halal semakin meningkat, karena semakin tinggi kesadaran masyarakat kita dalam mengkonsumsi produk halal selain juga harus berkualitas yang telah tumbuh terlebih dahulu. Tahun 2009 tingkat kesadaran mengkonsumsi produk halal mencapai 70%, tahun 2010 meningkat sampai 92,2%. Nilai transaksi makanan halal mencapai US$ 580 miliar (dunia) atau setara dengan Rp 8.294 Triliun (kurs rupiah 14.300), atau mengalami peningkatan 7% per tahunnya, ini akan terus meningkat. Masyarakat perlu sertifikat dan garansi untuk menentukan kalau produk itu halal. Ada pemikiran produk halal sebagai barrier (bantalan) ini jaminan kepada dunia bahwa produk itu baik dan terjamin kesehatannya, sudah sewajarnya Indonesia jadi pusat produk halal, dan acuan produk halal untuk dunia.

Tingkat Kesadaran Pengobatan Herbal Berbasis Kedokteran Islam

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi produk herbal dan food suplement semakin tinggi. Karena itu, Indonesia menjadi target menarik bagi pemasaran produk herbal para produsen dalam dan luar negeri. Hal tersebut diungkapkan oleh Anish Bafna, Manajer Wilayah Mega Products Ltd. Bafna mengatakan, kini kesadaran masyarakat Indonesia untuk mencegah daripada mengobati penyakit terus tumbuh. Karena itu, jelasnya, saat ini sudah banyak orang Indonesia mengonsumsi produk herbal. Menurut dia, bukti tingginya kesadaran masyarakat terhadap produk herbal di Indonesia adalah terus diproduksinya jamu-jamuan. Juga, banyak perusahaan-perusahaan obat kini malah memproduksi herbal.
Bukti lainnya, kini sudah banyak orang memerhatikan masalah-masalah kolesterol atau berat badan. Biasanya, orang mengalami kegemukan akan khawatir dan mereka berusaha mengonsumsi herbal yang mampu mencegah berbagai penyakit yang diakibatkan kolesterol. Atau mereka mengonsumsi herbal penurun berat badan. Kesadaran untuk mengonsumsi produk herbal, juga bersamaan dengan semakin meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat. Di Amerika Serikat (AS), angka penjualan makanan tambahan mencapai US$16 miliar per tahun atau setara dengan Rp 228,8 Triliun (kurs rupiah 14.300).

Demikian penjelasan mengenai Alasan Membuka Halal Mart HNI. Semoga bermanfaat.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar